Kaset Tilas, singkatan dari Kumpulan Anak 94 SMP 13, merupakan reuni perak alumni SMP Negeri 13 Bandung yang lulus tahun 1994. Gagasan ini mulanya dicetuskan oleh Selly dan Atun, dan disambut baik oleh teman-teman lain yang memiliki kerinduan yang sama untuk kembali mengumpulkan teman-teman satu angkatan semasa putih biru yang sebagian besar sudah tidak pernah lagi bertemu selama dua puluh lima tahun. Berawal dari obrolan beberapa alumni di akhir tahun 2018, dilanjutkan dengan membentuk sebuah grup Whatsapp, mulailah anggota grup tersebut bertambah dengan beberapa teman yang lain, sehingga gagasan reuni perak ini pun semakin kuat.

Tapi apalah arti sebuah gagasan jika belum ada tindakan. Oleh karena itu, agar bisa mulai membicarakan konsep acara sampai dana yang diperlukan, dibentuklah kepanitiaan dengan Andry sebagai ketua panitia di awal tahun 2019.

Tentu saja, kepanitiaan Kaset Tilas yang super solid ini tidak lepas dari ide dan dedikasi yang luar biasa dari anggota panitia lainnya. Isti yang menjadi motor dari kepanitiaan ini menggodok konsep bersama Wahyu, Egi, Ibnu, Vinka, Willy, Gessa, dan Yuke. Selain itu, ada juga Heera, Furry, Adit, Sogi, Isnain, Didiet, Jimmy dan Rangga yang banyak membantu dalam kepanitiaan. Disinilah ide-ide “gila nan ajaib” mulai bermunculan. Mulai dari rencana untuk mengadakan acara Kaset Tilas di lokasi sekolah dan mengambil waktu sampai malam hari.

Tidak mudah bagi mereka untuk meyakinkan berbagai pihak agar setuju dengan rencana ini karena tentu saja perijinan menjadi masalah utama. Akhirnya setelah menempuh berbagai upaya, ijin pun didapatkan. Akan tetapi permasalahan tidak selesai disitu, kebutuhan dana yang mencapai angka 170 juta rupiah, kesulitan mengumpulkan kembali teman-teman lama yang sudah tidak terlacak keberadaannya sampai kesibukan masing-masing panitia menjadi kendala yang harus dilalui demi suksesnya acara ini.

Panitia menyusun strategi mengumpulkan para alumni dan dana melalui para Kordinator Kelas karena mereka lah yang lebih mengenal teman sekelasnya masing-masing. Para Korlas; Vinka, Ocha, Intan, Gende, Munggar, Tini, Isti, Cucu, Furry, Sugih, Rury, Vivien, Indri menjadi ujung tombak informasi seputar Kaset Tilas.

Logo Kaset Tilas yang berupa gambar kaset kusut seolah menjadi dasar filosofis dari Reuni Perak ini. Tidak peduli seberapa kusutnya tali silaturahmi yang sudah lama tercerai berai ini, selalu ada kesempatan untuk kita meluruskannya kembali. Dimana ada keinginan, disitu ada jalan

© 2019 - 2020 Kaset Tilas. Made with ❤️ by Teras Digital Creative